Jumat, 21 September 2018

Fakta Menarik Seputar Tenis Meja


Fakta Menarik Seputar Tenis Meja



Pada awalnya, cabang olahraga ping pong ini hanyalah suatu permainan sederhana yang sering dilakukan oleh warga Inggris seusai menyantap makan malam mereka. Karena itu perabot yang dipakai pertama kali juga hanya berupa meja makan saja, ditambah dengan bola dari sabut dan papan kayu sebagai pemukulnya. Tour Murah

1. Diplomasi ping pong

Salah satu yang paling menarik dengan olahraga tenis meja ini adalah menjadikan hubungan diantara 2 negara besar, yakni Cina dan Amerika yang sebelumnya tengah diliputi dengan ketegangan. Kejadian tersebut dimulai pada tahun 1970, dimana saat itu negara Cina mengadakan suatu turnamen tenis meja tingkat internasional. Panitia penyelenggara memutuskan mengundang pemain Amerika meski pada saat tersebut hubungan kedua negara sedang dipenuhi dengan ketegangan.

Kedatangan delegasi dari Amerika ini ternyata membuat hubungan kedua negara mencair dan hangat kembali. Karena tidak lama kemudian Presiden Amerika Richard Nixon mendatangi negara Cina sekaligus mengadakan pertemuan serta pembicaraan langsung dengan Perdana Menteri negara tersebut.

Di Cina olahraga tenis meja lebih populer dengan sebutan ping pong. Dan karena mencairnya hubungan Amerika serta negara Tiongkok ini diawali dengan turnamen ping pong atau tenis meja, maka banyak yang menyebut peristiwa penting ini dengan nama diplomasi ping pong.

2. Game Pong

Penyebutan kata ping pong untuk olahraga tenis meja di Cina juga telah memunculkan suatu ide untuk membuat permainan atau video game yang sangat terkenal pada tahun 1972. Game ini sendiri adalah video game generasi pertama yang diciptakan pertama kali oleh perusahaan Atari Inc dan dirilis pada bulan November 1972.

Game Pong memang tampil sebagai permainan yang idenya juga diambil dari olahraga tenis meja. Tiap pemain harus menggerakan suatu alat yang dinamakan bat, dengan cara menaikan atau menurunkannya. Agar dapat menjadi pemenang, gerakan fungsinya untuk memukul bola ini harus dilakukan terus menerus hingga lawan tidak mampu mengembalikannya lagi.

Permainan yang ketika itu masih menggunakan uang koin untuk mengaktifkan mesinnya itu jadi permainan yang sangat digemari masyarakat seluruh dunia. Bahkan tidak lama kemudian muncul permainan sejenis dengan tema yang sama.

3. Rekor permainan paling lama

Pada tahun 1936, di kota Praha Ceko digelar suatu turnamen atau kejuaraan dunia tenis meja. Seperti diketahui, dalam satu raly permainan tenis meja pemain hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk mendapatkan poin. Namun dalam kejuaraan kali ini, ada dua permain yang sama-sama memakai sistem bertahan atau defesnsif untuk mendapatkan nilai atau poin. Akibatnya yaitu, permainan dalam satu raly ini membutuhkan waktu yang sangat lama bahkan mencapai lebih dari satu jam guna mencari satu poin saja.

Rekor lain yang tidak kalah menariknya berhasil dipecahkan pada bulan Maret 2014 kemarin. Seorang pemain tenis meja amatir bernama Daniel Ives serta orangtuanya Peter Ives berhasil memainkan tenis meja selama 8 jam lebih 40 menit tanpa henti atau istirahat, bahkan tanpa ke kamar kecil atau toilet. Di pertandingan eksebisi ini dua pemain tersebut melakukan pukulan sebanyak 16 ribu kali.

Fakta Dalam Sejarah Bulu tangkis


Fakta Dalam Sejarah Bulu tangkis



Tidak hanya olahraga yang paling populer di Indonesia, ternyata ada fakta-fakta menarik seputar bulu tangkis.

Bulu tangkis adalah olahraga yang cukup populer di Indonesia selain sepak bola.
Olahraga ini banyak menyumbang medali emas untuk Indonesia dari berbagai ajang.

Bulu tangkis atau yang sering disebut juga dengan sebutan badminton ini merupakan suatu permainan olahraga yang cara bermainnya dengan menggunakan alat yang disebut dengan raket dan cara memainkannya dimainkan oleh dua orang (untuk permainan tunggal) dan empat orang (untuk permainan ganda) yang mana saling berlawanan. Tour Murah

Uniknya diawal orang hanya kenal dengan nama badminton yang merupakan berasal dari sebuah rumah atau istana yang berada di daerah Gloucester-shire, terletak sekitar 200 KM sebelah barat Kota London, inggris. Badminton house, merupakan nama dari istana tersebut, yang menjadi saksi sejarah permainan bulu tangkis yang sangat di gemari semua orang.

Pemilik istana tersebut bernama Duke of Beafourt, ia bukan orang yang menciptakan permainan badminton. Jadi Badminton hanya sebuah nama yang di dapat dari bangunan tersebut dikarenaka disitu merupakan awal mula dari permainan badminton dimainkan.

Dan selanjutnya, nama badminton mulai dikenal dikalangan atas dan sedikit demi sedikit kemudian menyebar ke seluruh masyarakat. Permainan Badminton tersebut menjadi satu-satunya permainan cabang olahraga yang namanya diambil dari nama bangunan.

Dan kemudian organisasi olahraga yang menaungi permainan bulu tangkis dunia, Internasional Federasi Bulu tangkis (IBF) berdiri pada tahun 1934. Dan untuk negara-negara yang bergabung di dalamnya diantaranya seperti negara Irlandia, Skotlandia, Inggris, Wales, Prancis, Selandia Baru, Denmark, Belanda dan Kanada.

Pada saat pertemuan singkat Extraordinary General Meeting yang diadakan di Madrid pada semptember tahun 2006, disana ada yang mengusulkan mengenai perubahan dari nama induk organisasi  International Badminton Federation yang kemudian berubah nama menjadi Badminton World Federation (BWF), dan kemudian usulan itu disepakati oleh semua delegasi dengan jumlah suara 206.

Untuk sejarah bulu tangkis di Indonesia ini sebenarnya sudah lumayan lama. Ada orang yang memperkirakan Bulu tangkis masuk ke Indonesia sejak tahun 1930 an. Kala itu, bulu tangkis dinaungi oleh Ikatan Sport Indonesia (ISI).

Kemudian Bulu tangkis semakin berkembang pesat saat Indonesia mulai merdeka. Di tahun 1947 berdirilah sebuah organisasi dengan nama Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI). Selanjutnya, pada tanggal 5 Mei 1951 berdirilah organisasi dengan nama Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
PBSI sendiri merupakan organisasi yang lahir di tengah gejolak revolusi. Saat itu Indonesia sebagai bangsa yang baru saja lahir, maka bangsa ini harus berjuang keras agar bisa memiliki prestasi di kancah dunia. Dan Bung Karno sendiri mengkampanyekan dengan istilah “Nation Building”.